Tampilkan postingan dengan label Dll. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dll. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2012

Agar Android Bebas Malware

android-malware2

Kepopuleran sistem operasi android akhir-akhir ini rupanya telah membuat para programmer jahat untuk ‘menyerang’ android dan para penggunanya. Dalam beberapa bulan terakhir, dilaporkan telah lebih dari seratus malware terdapat di aplikasi-aplikasi dalam Android Market yang tentu saja mengancam keamanan informasi yang ada di dalam ponsel android tersebut. Bila anda adalah seorang pengguna android yang senang mendownload dan mencoba aplikasi-aplikasi yang ditawarkan di android market, maka kemungkinan ponsel dimasuki malware akan semakin besar.

Jangan biarkan para malware ini merasuki isi ponsel anda. Karena mereka punya kemampua untuk mengakses ponsel dan mencuri data si pengguna/pemilik ponsel. Lalu bagaimana jika data pribadi tersebut disalahgunakan? Tentu anda tidak ingin data-data pribadi anda diakses oleh orang lain yang tidak dikenal bukan? Nah, untuk itulah ada beberapa cara untuk cerdas melindungi smartphone anda dari serangan malware.

android-malware

  • Selalu kunci (password) ponsel anda. Terutama fitur yang digunakan untuk perangkat komunikasi seperti SMS maupun telepon.
  • Hati-hati memasukkan data pribadi. Usahakan masukkan data pribadi hanya di aplikasi yang disediakan dari pengembangnya.
  • Jangan menyimpan informasi penting/rahasia dalam smartphone.
  • Matikan layanan geo-location.
  • Sebelum mendownload aplikasi, cek dulu apakah berasal dari developer yang terpercaya/memiliki rating, download rate dan review bagus dari pengguna lainnya.
  • Tidak disarankan menginstal langsung dokumen yang berakhiran .APK (Android Package), karena bisa saja isinya merupakan malware.
  • Instal dan aktifkan anti virus pada ponsel untuk perlindungan lebih aman.

Pengguna smartphone memang dituntut untuk selalu cermat dalam menggunakan ponselnya. Ponselnya saja dijuluki smartphone, maka kita pun perlu menjadi smart-user. Nah, semoga dengan langkah-langkah diatas membantu kita menjadi pengguna pintar dan smartphone android kita pun dapat selalu sehat dan panjang umur. (walaupun hingga saat inisaya belum punya android sendiri, tapi berbagi tip itu kan tidak dosa)

^_^

Selasa, 07 Februari 2012

Dream, Trying, Praying, and Reach your Succes

"Ketika aku remaja, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini, lalu aku putuskan untuk mengubah negeriku saja.

Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negeriku, aku mulai berusaha mengubah masyarakatku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah masyarakatku, maka aku mulai berusaha mengubah keluargaku. Kemudian akupun sadar aku semakin renta, aku juga tak bisa mengubah keluargaku.

Ketika waktuku sudah hampir habis, aku menyesal ternyata satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri. Bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku kemudian masyarakatku. Pada akhirnya aku akan mengubah negeriku dan setelah itu aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini".

Keinginan adalah hal besar. Semangat adalah motivasinya. Sedangkan tindakan adalah apinya. Jadi, jika Anda ingin merubah hal-hal besar, maka rubahlah sekarang dan Anda sedang membuat revolusi.

Let's start everything from ourself and make a harmony for the better Future.


("dikutip dari lembaran coretan pada buku yg berjudul 'membangun demokrasi dengan canda' yg dulu saya beli di salah satu kios buku di kota surabaya)

Sabtu, 17 Desember 2011

Etika, Moral, dan, Susila

Pengertian Etika Secara bahasa etika berasal dari bahasa Yunani; ethos; yang berarti adat istiadat ( kebiasaan ), kecenderungan hati untuk melakukan perbuatan. Dalam kamus umum bahasa Indonesia, etika diartikan ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Dari pengertian kebahasaan ini terlihat bahwa etika berhubungan dengan upaya menentukan tingkah laku manusia.
dalam Kamus Istilah Pendidikan dan Umum, etika adalah bagian dari filsafat yang mengajarkan tentang keluhuran budi (baik/buruk). Menurut istilah etika adalah ilmu yang menjelaskan baik dan buruk dan menerangkan apa yang seharusnya dilakukan manusia, menyatakan tujuan yang harus dituju oleh manusia di dalam perbuatan mereka dan menunjukkan jalan untuk melakukan apa yang seharusnya diperbuat.
Konsep etika bersifat humanistis dan anthropocentris, karena didasarkan pada pemikiran manusia dan diarahkan pada perbuatan manusia. Dengan kata lain etika adalah aturan yang dihasilkan oleh akal manusia.
Dari definisi etika tersebut diatas, dapat segera diketahui bahwa etika berhubungan dengan empat hal sebagai berikut : 1. Dilihat dari segi objek pembahasannya, etika berupaya membahas perbuatan yang dilakukan oleh manusia. Membahas tentang baik dan buruknya tingkah laku dan perbuatan manusia. 2. Dilihat dari segi sumbernya, etika bersumber pada akal pikiran atau filsafat.
Sebagai hasil pemikiran, maka etika tidak bersifat mutlak, absolute dan tidak pula universal. Ia terbatas,dapat berubah, memiliki kekurangan, kelebihan dan sebagainya. 3. Dilihat dari segi fungsinya, etika berfungsi sebagai penilai, penentu dan penetap terhadap sesuatu perbuatan yang dilakukan oleh manusia, yaitu apakah perbuatan tersebut akan dinilai baik, buruk, mulia, terhormat, hina dan sebagainya. Dengan demikian etika lebih berperan sebagai konseptor terhadap sejumlah perilaku yang dilaksanakan oleh manusia. 4. Dilihat dari segi sifatnya, etika bersifat relative yakni dapat berubah-ubah sesuai dengan tuntutan zaman.
Kesimpulannya: Dengan ciri-ciri yang demikian itu, maka etika lebih merupakan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan yang dilakukan manusia untuk dikatan baik atau buruk. Perbuatan baik atau buruk dapat dikelompokkan kepada pemikiran etika, karena berasal dari hasil berfikir. Dengan kata lain etika adalah aturan atau pola tingkah laku yang dihasilkan oleh akal manusia.

Pengertian Moral Dari segi bahasa berasal dari bahasa latin, mores yaitu jamak dari kata mos yang berarti adat kebiasaan. Di dalam kamus umum bahasa Indonesia dikatan bahwa moral adalah penetuan baik buruk terhadap perbuatan dan kelakuan. Dari segi istilah, moral adalah suatu istilah yang digunakan untuk menentukan batas-batas dari sifat, kehendak, pendapat atau perbuatan yang secara layak dapat dikatakan benar, salah, baik atau buruk. Berdasarkan pengertian diatas, dapat dipahami bahwa moral adalah istilah yang digunakan untuk memberikan batasan terhadap aktivitas manusia dengan nilai (ketentuan) baik atau buruk, benar atau salah. Acuan moral adalah system nilai yang hidup dan diberlakukan dalam masyarakat.

Pengertian Susila Dari segi bahasa, berasal dari bahasa Sanskerta, Su: artinya baik, dan sila: artinya prinsip, dasar, atau aturan Susila atau kesusilaan diartikan sebagai aturan hidup yang lebih sopan,baik dan beradab. Kesusilaan merupakan upaya membimbing, memasyarakatkan hidup yang sesuai dengan norma/nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.Kesusilaan menggambarkan dimana orang selalu menerapkan nilai-nilai yang dipandang baik. Kesusilaan dalam pengertian yang berkembang di masyarakat mengacu kepada makna membimbing, memandu, mengarahkan, dan membiasakan seseorang atau sekelompok orang untuk hidup sesuai dengan norma atau nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

Ada beberapa persamaan antara etika, moral dan susila sebagai berikut:
1. Etika, moral dan susila mengacu kepada ajaran atau gambaran tentang perbuatan, tingkah laku, sifat, dan perangkai yang baik.
2. Etika, moral dan susila merupakan prinsip atau aturan hidup manusia untuk menakar martabat dan harakat kemanusiaannya. Sebaliknya semakin rendah kualitas etika, moral dan susila seseorang atau sekelompok orang, maka semakin rendah pula kualitas kemanusiaannya.
3. Etika, moral dan susila seseorang atau sekelompok orang tidak semata-mata merupakan faktor keturunan yang bersifat tetap, stastis, dan konstan, tetapi merupakan potensi positif yang dimiliki setiap orang. Untuk pengembangan potensi positif tersebut diperlukan pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan, serta dukungan lingkungan, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat secara terus menerus, berkesinambungan, dengan tingkat konsistensi yang tinggi.
4. Persamaan ketiganya terletak pada fungsi dan peran, yaitu menentukan hukum atau nilai dari suatu perbuatan manusia untuk ditetapkan baik atau buruk. •

Secara rinci persamaan tersebut terdapat dalam tiga hal: 1.Objek: yaitu perbuatan manusia 2.Ukuran: yaitu baik dan buruk . 3.Tujuan: membentuk kepribadian manusia

Selain ada persamaan antara etika, moral dan susila sebagaimana diuraikan di atas terdapat pula beberapa segi perbedaan yang menjadi ciri khas masing-masing dari keempat istilah tersebut. Berikut ini adalah uraian mengenai segi-segi perbedaan yang dimaksud:
* Sumber atau acuan:
- Etika sumber acuannya adalah akal
- Moral sumbernya norma atau adat istiadat
- Susila sumbernya nilai - nilai yang berkembang dan dipandang baik oleh masyarakat.
* Sifat Pemikiran:
- Etika bersifat teoritis
- Moral bersifat praktis
- Susila bersifat praktis
* Pandangan mengenai tingkah laku:
- Etika memandang tingka laku manusia secara umum
- Moral dan susila memandang tingkah laku manusia secara lokal atau khusus


Selasa, 08 November 2011

Pembuktian Keimanan dengan Metode Sains

Hukum fisika menegaskan bahwa setiap apa yang ada dalam ruang akan selalu menjalani waktu. Dalam kehidupan sehari-hari, rangkaian itu disebut ‘proses’. Proses yang dimaksud adalah seni pembentukan pola-pola waktu menjadi lebih teratur. Untuk optimalisasi, kita biasanya memunculkannya dalam bentuk prosedur kerja yang bisa diterima semua orang, semacam ‘program aplikasi’ dalam istilah Teknologi Informasi (TI) . Karena manusia cenderung pada hal-hal yang indah dan teratur, maka hampir setiap aktivitas manusia memiliki prosedur kerja yang indah dan teratur. Yang paling menonjol di era sekarang adalah prosedur kerja dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam istilah yang lebih umum, orang-orang biasa menyebutnya metode ilmiah.

Pembentukan metode ilmiah pada mulanya terinspirasi oleh sistem peradilan bangsa Yunani kuno: semua tuduhan harus dibuktikan secara terbuka. Ketika Eropa sedang dalam masa kegelapan di bawah hegemoni gereja, sistem tersebut diadopsi orang-orang Islam. Dari abad 8 sampai abad 13, peradaban Islam mengembangkannya menjadi metode eksperimen. Metode ini selanjutnya menjadi jalan satu-satunya di mana tidak ada jalan lain untuk ilmu pengetahuan1. Sewaktu peradaban Islam runtuh, bersamaan dengan Gerakan Renaisance, metode eksperimen diserap orang-orang Eropa. Hasilnya adalah metode ilmiah yang diajarkan di sekolah-sekolah modern sekarang ini.

Metode Ilmiah

Beberapa kejadian spesifik ditangkap indera, dengan atau tanpa bantuan peralatan. Kejadian ini selanjutnya menjadi masalah bagi si pengamat. Pikiran mengolah ciri-ciri fisik fenomena tersebut, lalu data-data akan dikumpulkan dalam waktu yang lama, sebelum diputuskan. Semacam penjelasan lalu dibangun dalam pola-pola tertentu, sehingga dengan alasan induktif pikiran akan memanfaatkannya untuk menyusun hipotesis. Untuk menghindari adanya spekulasi, alasan tersebut harus melibatkan proses generalisasi, dan itu biasanya menjadikannya tipe alasan yang paling sulit. Hipotesis biasanya mempunyai kerangka yang sebagian atau semuanya menggunakan bahasa yang berbeda dari bahasa sehari-hari. Bahasa yang dipakai adalah matematika.

Selanjutnya hipotesis digunakan untuk mengira apa yang akan terjadi di masa depan jika cara-cara tertentu digunakan. Perkiraan itu bisa diambil dari hipotesis dengan menggunakan alasan yang deduktif (maksudnya main comot aja!). Perkiraan ini akan dibuktikan melalui eksperimen. Dalam hal ini, eksperimen mungkin mudah dirancang, tapi dalam banyak kasus biasanya cukup merepotkan. Butuh peralatan yang rumit, canggih, dan tentunya mahal, serta butuh banyak pekerja. Kalaupun semua itu sudah dibangun, sering kali para peneliti kurang sabar untuk mengolah informasi-informasi yang telah didapatkan.

Setelah tahap percobaan diselenggarakan, hasilnya disesuaikan dengan perkiraan. Karena hipotesis sifatnya umum dan perkiraan sifatnya khusus, maka percobaan tersebut tidak serta-merta membuktikan kebenaran hipotesis, tapi sekedar mendukung. Tapi kalau percobaan tidak cocok dengan perkiraan, maka dapat dipastikan bahwa hipotesis tersebut salah. Einstein mengekspresikan kecenderungan ini ketika ia mengungkapkan: “Tidak ada sejumlah pecobaan yang bisa membuktikan bahwa aku benar, tapi satu percobaan saja akan membuktikan kesalahanku”.

Hipotesis yang salah harus didaur ulang–dimodifikasi sedikit atau diubah secara keseluruhan—atau yang lebih tragis biasanya dibuang begitu saja. Keputusan tentang seberapa besar perubahan tersebut bisa jadi merupakan tugas yang justru lebih sulit dan runyam dari penyusunan awalnya. Hipotesis generasi baru itu tentu harus melewati prosedur kerja yang berurutan dari awal lagi, dan begitu seterusnya.2

Keimanan Harus Dibuktikan

Sebagian orang mengira bahwa memahami alam itu bagaikan membuka kotak dalam kotak. Hasil pemahaman itu, maksudnya sains, akan terus memperbaiki diri seiring dengan penemuan demi penemuan. Konsekuensinya, kita tidak akan pernah mencapai pada apa yang disebut ‘penjelasan terakhir’. Kita akan senantiasa mendapati kotak-kotak baru di dalam kotak yang telah berhasil dibuka, dan begitu seterusnya. Namun Hawking betul-betul meragukan anggapan ini. Dalam pelantikannya sebagai Lucasian Profesor of Mathematics pada lembaga ilmiah tertua di planet bumi ini, Royal Society, beliau mengejutkan kalangan fisika dengan tema ceramah yang disampaikannya: “Apakah Akhir dari Fisika Teoretis telah Tampak?”.3

Dalam filsafat Aristotelian, alam semesta dianggap sebagai suatu objek raksasa yang mengandung peraturan alami yang sangat disiplin dan teratur. Aturan yang dimaksud selanjutnya disebut hukum alam. Selepas abad pertengahan, filsafat itu dikembangkan lebih lanjut oleh Rene Descartes dari Prancis. Filsafat Cartesian menyatakan bahwa keteraturan alam seperti sebuah mesin, setiap bagiannya bertalian erat satu sama lain membentuk pergerakan universal yang rumit. Sebagai makhluk yang dibekali kecerdasan dan rasa ingin tahu luar biasa, manusia tentu akan bertanya-tanya: bagaimana cara kerja mesin alam? Beberapa generasi pemikir melakukan spekulasi filsafat, uji coba, eksperimen, dan yang terakhir telaah matematika. Suatu masa di ujung abad 20, hampir semua orang yakin bahwa sains telah hampir mengetahui semuanya. Orang-orang meyakini bahwa selangkah lagi sains akan mencapai kesempurnaan. Dan Stephen Hawking disebut-sebut sebagai pengemban tantangan paling berat dalam sejarah peradaban tersebut.

Hawking adalah salah satu ilmuwan paling cemerlang di era modern ini. Kedudukannya sering disejajarkan dengan Isaac Newton dan Albert Einstein. Sejak usia 20-an, beliau menderita penyakit Lou Gehrig atau ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis), penyakit saraf motorik yang mematikan pertumbuhan otot atau daging. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan dan bisa membawa kematian. Ketika beliau mencapai puncak kecemerlangannya, penyakit tersebut bukan hanya telah melumpuhkannya, tapi juga sudah membungkamnya (membuatnya bisu, karena otot lehernya mati). Namun, orang-orang berharap banyak pada otaknya, satu-satunya organ tubuh yang tidak terpengaruh penyakit itu. Meskipun pada awalnya dokter memvonis hidupnya tinggal dua tahun lagi, namun Hawking bisa bertahan sampai sekarang. Dan semua orang masih menunggu Hawking menyelesaikan tantangan tersebut.

Sayang sekali, sampai datangnya millenium ketiga, melalui karya fenomenalnya yang berjudul A Brief History of Time, Hawking hanya bisa berkata: “Kita akan segera mengetahui pikiran Tuhan”4. Kalau kita menengok sejarah, kita pun akan mendapati pernyataan-pernyataan serupa yang pernah diucapkan berbagai tokoh terkemuka sains. Albert Michaelson, ketika hendak melakukan eksperimen ‘berburu eter’, dia dengan sangat meyakinkan berkata: “Tugas fisika hanya tinggal mengisi angka di desimal ke enam”5. Begitu juga Max Born yang juga pernah sesumbar: “Enam bulan lagi fisika akan berakhir”.6

Jangan-jangan ungkapan-ungkapan itu hanyalah bentuk kekaguman mereka atas kecerdasan mereka sendiri. Hampir semua orang sepakat bahwa alam semesta adalah suatu konstruksi raksasa dengan sistem yang menyerupai sebuah mesin. Bayangkan seorang insinyur yang membuat buku panduan untuk mesin buatannya, begitu pulalah pekerjaan Tuhan dalam mencipta ‘mesin’ alam semesta-Nya. Dia tentu membuat semisal buku panduan untuk alam semesta-Nya. Dan buku panduan tersebut tidak lain adalah kitab suci. Untuk itu, metode ilmiah harus diperluas dengan basis kitab suci.

Selain memiliki kebenaran ilahiah, yakni kebenaran yang diyakini telah melekat sejak kemunculannya, ayat-ayat kitab suci juga harus mengandung kebenaran yang sifatnya ilmiah atau bisa dibuktikan secara terbuka melalui sidang pengadilan, eksperimen, atau cara-cara apapun, karena pada dasarnya hanya ada satu definisi kebenaran yang kita ketahui. Tak masalah jika kebenaran yang diyakini sebagai ‘iman’ dijadikan sebagai bahan fundamental metode ilmiah. Intinya, bahwa keimanan juga harus bisa dibuktikan.

Metode Dualisis

Hawking yakin betul bahwa manusia akan segera memahami pikiran Tuhan, maksudnya kita akan segera mencapai kesempurnaan sains. Cara yang beliau tempuh melalui matematika mungkin sudah mentok, tapi bukankah pepatah “masih banyak jalan menuju kota Roma” masih relevan? Saya hanya ingin mengatakan (khususnya kepada Hawking) bahwa kalau kita ingin mengetahui pikiran Tuhan, sebaiknya tanyakan langsung kepada Tuhan. Itu bisa dilakukan dengan memperluas metode ilmiah yang semata berbasis empirisme menuju basis kitab suci. Metode yang dimaksud selain memuat hipotesis, juga memuat holitesis (premis kitab suci). Itulah ‘metode dualisis’.

Pertama, pikiran mengolah ciri-ciri fisik suatu fenomena, kemudian data-data dikumpulkan dalam waktu lama. Berdasarkan data-data itu, dibangunlah hipotesis, yang melibatkan matematika. Hipotesis ini dibangun dengan alasan induktif, melalui suatu proses generalisasi. Selain itu, dengan alasan deduktif, sebuah premis disimpulkan dari pernyataan-pernyataan kitab suci, yang tentunya bertalian dengan hipotesis. Premis inilah yang kemudian disebut holitesis.

Sekarang bayangkan cara makan pizza yang benar. Yang harus dilakukan pertama kali adalah memotong-motong pizza itu menjadi bagian-bagian kecil. Bentuk pizza adalah lingkaran. Lazimnya lingkaran, tentu memiliki titik pusat dan keliling. Ibaratkan titik pusat itu sebagai hipotesis dan garis sepanjang tepi atau kelilingnya sebagai holitesis. Kalau salah satunya tidak ada, bagaimana orang bisa memotong-motong pizza itu? Fungsi holitesis di sini sebagai penopang hipotesis, dengan cara memberi ‘pemastian’ tentang apa yang dinyatakan hipotesis, seperti garis yang memastikan tepi suatu pizza .

Selanjutnya, kalau hipotesis sudah mempunyai prosedur matematika yang lengkap, maka ia bisa digunakan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa-masa mendatang apabila cara-cara tertentu digunakan. Perkiraan dibuat dengan alasan deduktif, sedemikian rupa sehingga apa yang diperkirakannya bertalian dengan holitesis. Sebut saja perkiraan semacam ini ‘perkiraan baku’. Perkiraan baku kemudian akan dibuktikan melalui percobaan. Hasil-hasil percobaan lalu dibandingkan lagi dengan perkiraan. Karena hipotesis-holitesis bersifat umum, dan perkiraan bersifat khusus, maka hasil percobaan yang cocok tidak serta-merta membenarkan mereka, tapi hanya mendukungnya. Tapi kalau hasilnya tidak cocok, beberapa aspek hipotesis pasti salah, begitu juga holitesis. Jika memang belum yakin, hipotesis bisa didaur ulang dan holitesis juga harus mencari alternatif pemastian lain (misalnya dengan rujukan kitab tafsir yang lain), lalu diuji coba lagi, dan begitu seterusnya.

Kalau hasil percobaan berikutnya betul-betul tidak cocok bagaimana? Kita punya dua keuntungan besar: mata kita jadi tahu bahwa alam semesta memang tidak punya karakteristik seperti apa yang diperkirakan sebelumnya, dan hati kita pun akan mulai menyadari bahwa kitab-kitab yang mengandung pernyataan seperti itu perlu dipertanyakan kesuciannya, sebab ia salah menginformasikan sifat-sifat alam, yang seharusnya tidak boleh terjadi. Ingatlah, sebuah kitab dikatakan ‘suci’ apabila semua penjelasannya bernilai ‘benar’. Apabila ia salah, meskipun hanya ‘secuil’ aspek saja, maka ia harus dicoret dari daftar kitab suci.

Misalnya, dalam beberapa ayatnya, Alquran menjelaskan bahwa organisme manusia berasal dari sari pati tanah, lalu sari pati tersebut dijadikan air mani (sperma) yang disimpan ditempat yang kokoh atau rahim (QS. 23:12-13). Kalau memang pernyataan ini tidak sesuai dengan realitas, maka Alquran harus dicoret dari daftar kitab suci. Jadi, metode ini adalah tantangan bagi ilmuwan spiritualis, ustad, pastur, bikshu, masyarakat religius, dan sebagainya untuk terjun langsung ke lapangan observasi untuk mengukuhkan kesucian kitab yang mereka imani.

Metode dualisis bagaikan delta pada muara diantara dua anak sungai. Delta itu membentuk endapan dari penggabungan metode sains dan metode teks kitab suci. Pemikiran kedua-duanya mengalir deras dalam kanal alami masing-masing. Ketika mereka dipertemukan dalam satu muara, mereka akan meninggalkan sari-sari subtansial masing-masing untuk saling berintegrasi satu sama lain, sehingga akan menjadi endapan yang subur untuk pertumbuhan pemikiran berikutnya. Dan metode ini begitu kuat menggabungkan dua kelompok cendikiawan yang senantiasa bertikai, ilmuwan dan agamawan.

Definisi Kitab Suci

Bagaimana cara menentukan definisi kitab suci? Tuhan telah menginformasikan—yang ditransfer melalui Muhammad dalam bentuk yang dikenal sebagai hadits—bahwa sepanjang sejarah peradaban manusia di bumi ini, Tuhan telah melantik sejumlah 124.000 manusia pilihan sebagai nabi, yang pertama adalah Adam dan yang terakhir adalah Muhammad itu sendiri. Dari sekian jumlah tersebut, hanya 313 orang saja yang selain dilantik sebagai nabi juga diberi tugas sebagai rasul.

Apa bedanya nabi dan rasul? Mereka yang dipilih sebagai nabi diberi informasi secara langsung (wahyu) oleh Tuhan tentang diri-Nya dan alam semesta ciptaan-Nya, tanpa dibebani kewajiban untuk mewartakannya kepada orang lain. Sedangkan seorang rasul adalah manusia pilihan yang selain dianugerahi wahyu, juga diberi tanggung jawab untuk memberitakannya kepada semua orang atau hanya terbatas pada suatu bangsa yang sedang mengalami degradasi di zamannya. Ciri paling umum dari seorang rasul adalah memiliki kitab suci, meskipun isinya hanya sepatah kata sekalipun. Berdasar informasi ini, peradaban kita seharusnya memiliki sejumlah 313 judul teks kitab suci. Sayangnya, kita kehilangan sebagian yang sangat besar dari jumlah tersebut. Hanya beberapa judul saja yang sampai di tangan generasi modern, sebagian besar ada di catatan Perjanjian Lama, sebagian lagi ada di catatan Injil dan Alquran, dan tanpa diketahui kaitan historisnya sebagian lagi ada di catatan Budhisme, Hinduisme, dan sebagainya.

Masalah yang paling berat sebetulnya terletak pada ketiadaan kata sepakat bahwa kitab-kitab tersebut berasal dari satu Tuhan yang sama. Ada dua faktor yang menimbulkan hal ini, yakni faktor historis dan intervensi manusia.

Pertama, disebabkan sistem informasi yang sangat buruk di masa lalu, suatu informasi dapat berubah seiring dengan bergulirnya masa. Distribusi informasi yang hanya dari mulut ke mulut sangatlah memungkinkan terjadinya mis-interpretasi antar generasi. Semua orang sudah maklum, tidak ada orang yang dengan sangat teliti bisa mentransfer suatu informasi dengan keautentikan mencapai 100%7. Kalau tidak dikurangi, mungkin ditambahi. Ini mungkin sudah menjadi sunatullah atas diri manusia. Nah, kurang-kurangan dan tambah-tambahan itu lama-kelamaan akan semakin terakumulasi dan meluas ke bidang-bidang baru. Hal ini akan mengakibatkan tersingkirnya informasi asli sedikit demi sedikit, sehingga tanpa sadar, di suatu masa depan, bahkan informasi asli tersebut telah terkubur oleh bumbu-bumbu yang ditaburkan para pentransfer informasi kitab suci. Apalagi teknologi komunikasi dan informasi zaman para nabi hanya mengandalkan kepercayaan dan kejujuran para usernya, yang memang sangat diragukan.

Yang kedua, faktor intervensi manusia. Konsekuensi faktor yang satu ini jauh lebih membahayakan, karena penyelewengannya akan terjadi pada generasi yang tidak jauh dari generasi nabi. Para penulis, penyalin, penerjemah, dan penafsir kitab suci sering kali dengan kesengajaan memanipulasi data dan informasi suatu kitab suci. Kesengajaan tersebut biasanya didasari beragam kepentingan: politik, ekonomi, sosial, budaya, dan sebagainya. Kesengajaan itu pun biasanya didasari beragam motivasi: ada yang baik dan ada juga yang buruk. Yang jelas, apa yang mereka kerjakan telah membuat kitab suci tidak orisinal lagi, sehingga nilai sakralnya hilang. Bukan hanya itu, pekerjaan mereka juga kerap membuat suatu kitab suci justru mengandung informasi yang salah. Dan di sinilah terletak pentingnya penyeleksian melalui metode dualisis.

Sebuah aset yang melimpah jika kita sekarang memiliki beragam kitab suci. Semuannya sejajar dalam metode dualisis. Seiring dengan berjalannya masa, realitas atau fakta akan menyeleksi kitab mana saja yang betul-betul memenuhi standart metodologi. Setiap orang harus legowo kalau memang di dalam kitab suci yang sangat diyakininya mengandung beberapa informasi yang tidak sesuai, sehingga harus dicoret dari daftar kitab suci.

Masih ingat perseteruan antara kelompok yang yakin keberadaan penjelasan terakhir (kelompok Hawking) dan kelompok yang tidak percaya akan hal itu (ilmuwan pada umumnya)? Pekerjaan manusia untuk memahami alam ini merupakan pekerjaan abadi yang tak akan pernah berhenti pada suatu titik sejarah. Pekerjaan Tuhan ialah menciptakan, mengurus, dan mengatur semesta raya, sedangkan tugas makhluk-makhluk cerdas seperti kita tentu memahaminya. Yang dimaksud ‘penjelasan terakhir’ semuanya telah termaktub dalam kitab suci. Seperti halnya seorang insinyur membuat buku panduan untuk mesin buatannya, Tuhan pun tentu membuat semisal buku panduan seperti itu untuk alam buatanNya. Manusia harus mencarinya tanpa kenal lelah, melalui matematika, hipotesis-hipotesis, holitesis-holitesis, perkiraan-perkiraan, dan dengan cara apapun, asalkan tidak melanggar peraturan Tuhan.

Kasus Penyimpangan

Metode dualisis telah digunakan secara luas oleh para pemikir generasi terdahulu, terutama dari kalangan agama. Sebagai bukti, saya akan mengajukan dua kasus yang bisa dijadikan bukti bahwa ia telah ada di tengah-tengah kita sejak dulu: kasus Geosentrisme dan kasus tafsir ilmiah Alquran. Gaya ilmiah yang dipakai orang-orang di dalamnya hampir mirip metode dualisis, hanya saja mereka membalik prosesnya: sama sekali tidak konsisten dengan eksperimen.

Sejak pertengahan abad 19, orang Islam dihadapkan pada tantangan hebat dari Barat, bukan hanya pada bidang politik, ekonomi, dan militer, tapi telah meluas sampai ke bidang sosial-budaya, termasuk bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Tantangan ini memberi pengaruh sangat besar terhadap pandangan hidup serta pemikiran orang Islam. Di sana-sini mereka menyaksikan kekuatan Barat dan kemajuannya dalam bidang ilmu pengetahuan. Di sisi lain, mereka merasakan kelemahan dan kemunduran diri mereka sendiri dalam berbagai lapangan kehidupan, terutama iptek. Keadaan ini menimbulkan semacam perasaan rendah diri (inferiority complex) pada sebagian besar dari komunitas mereka. Para intelektual muslim berusaha membuat reaksi, meskipun dengan cara-cara yang tidak tepat. Ada yang mengambil sikap apatis atau acuh tak acuh terhadap kemajuan Barat, ada juga yang dengan spontan meletakkan senjata untuk menyerah dengan mengikuti segala sesuatu yang bercorak Barat, meskipun dalam hal yang menyangkut kepribadian dan adat-istiadat. Ada pula kelompok yang mengajak masyarakat Islam untuk mengikuti, menerima, dan belajar ilmu pengetahuan dari Barat serta sistem-sistemnya mencapai kemajuannya, tanpa perlu meninggalkan kepribadian sendiri.

Selain itu, satu hal yang tidak bisa dipungkiri telah mewabah di kalangan Islam adalah pelampiasan dengan mengingat kejayaan masa lalu. Pengaruhnya sangat signifikan untuk perkembangan pemikiran, khususnya pada metode penafsiran Alquran. Setiap ada penemu Barat yang menemukan sesuatu yang baru, orang Islam cepat-cepat berkata: “kitab suci kami sejak 14 abad silam sudah menyatakannya”, atau “Alquran mendahului sains”, dan sebagainya. Oleh Dr. Quraisy Shihab, melalui bukunya yang berjudul Membumikan Alquran, semua pernyataan itu dikatakan sebagai kompensasi dari perasaan rendah diri tadi. Di lain pihak, orang-orang Barat hanya tersenyum mengejek melihat keadaan orang Islam, dan senyuman tersebut terkadang disertai dengan kata-kata sinis: “Kalau memang itu yang terjadi, kenapa tuan-tuan tidak menyampaikan hal itu sebelum kami menghabiskan waktu dalam penyelidikan?”.8

Metode tafsir Alquran yang dikerjakan generasi Islam sekarang hampir mendekati metode dualisis, mereka hanya membalik prosesnya. Saya kira hal itu terjadi karena mereka enggan ikut bergabung ke lapangan observasi. Sebagian intelektual muslim justru membawa hasil-hasil penyelidikan sains kepada Alquran, dan mencari ayat-ayat yang mungkin mendukungnya. Metode dualisis yang saya ajukan mengharuskan agar Alquran-nya yang dibawa masuk ke dalam prosedur observasinya, bukan malah sebaliknya. Saya kira keengganan orang Islam inilah yang menyebabkan mereka masuk ke dalam zaman kegelapan, selain sebab-sebab yang lain. Gaya tafsir ilmiah seperti ini juga pernah menjangkiti orang Kristen pada abad pertengahan.

Pada abad 2 masehi, berbarengan dengan penulisan Alkitab, institusi gereja berdiri. Setelah melalui serangkaian pertempuran, pada abad 5 masehi, gereja mengambil alih kekaisaran Romawi Barat, yang berpusat di kota Roma. Pengambil-alihan ini sekaligus menandai masuknya ‘benua biru’ menuju zaman kegelapan. Gereja terus merambah pedalaman Eropa dan menguasai masyarakatnya dalam berbagi sektor, termasuk sektor ilmu pengetahuan dan teknologi. Puncaknya terjadi pada abad 17, ketika Galileo menerapkan metode eksperimen untuk ilmu pengetahuan di lingkungan mereka. Gereja mengakuisisi beliau tanpa melalui proses peradilan yang seharusnya.

Telaah Alkitab

Metode telaah Alkitab yang dikerjakan gereja lebih bersifat indoktrinasi. Para cendikiawan gereja penafsir Alkitab biasanya menganut teori-teori tertentu yang diyakini kebenaran dan kesuciannya, karena dianggap cocok dengan pernyataan kitab suci. Misalnya Teori Geosentrik (planet bumi sebagai pusat alam semesta) yang dinyatakan Aristoteles pada zaman sebelum masehi dan disempurnakan Claudius Ptolemeus pada zaman pergerakan gereja. Mereka melontarkan nas-nas Alkitab yang dianggap mendukung teori tersebut, misalnya pada ayat: “Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada. Matahari terbit, matahari terbenam, lalu terburu-buru menuju tempat ia terbit kembali (Pengkhotbah 1:4-5)”. Dan ada juga ayat: “Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh (Yosua 10:13)”.

Ayat-ayat di atas ditafsirkan secara harfiah sebagai Geosentrisme, sehingga siapa saja yang mengingkarinya sama saja mengingkari Alkitab. Sebab itu, mereka yang ingkar divonis kafir atau keluar dari Kristianitas, dan berhak mendapat kutukan. Anehnya, sepakatnya gereja terhadap konsep Aristoteles sama sekali tidak melalui prosedur eksperimen yang semestinya. Di lain pihak, para ilmuwan mengerjakan penyelidikan-penyelidikan ilmiah. Sayangnya, hasil yang mereka dapatkan sangat bertentangan dengan kepercayaan yang dianut gereja. Akibatnya, tidak sedikit ahli ilmu pengetahuan yang menjadi korban dari penemuannya sendiri: Bruno Bauer, George van Paris, yang puncaknya terjadi pada kisah penghakiman Galileo Galilei. Saya kira kisah ini juga menunjukkan bahwa metode dualisis juga sudah dikerjakan generasi manusia terdahulu, meskipun cara yang mereka tempuh kurang tepat.

Sudah cukup kiranya itu saja yang terjadi. Di masa-masa mendatang, generasi penerus perjuangan manusia di planet ini harus berbenah. Gaya tafsir ilmiah yang tidak konsisten dengan data-data empiris harus dibuang jauh-jauh. Bagaimanapun, satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa sesuatu adalah benar tentunya harus dengan bukti. Dan bukti tersebut hanya bisa diungkapkan melalui eksperimen, selain cara-cara yang lain. Metode dualisis yang sedang dibicarakan di sini bermaksud membawa kitab suci dan kita sendiri (sebagai subjek) untuk terlibat langsung ke lapangan observasi. Seharusnya tak usahlah enggan kalau memang kita meyakini bahwa kebenaran ilahiah dan kebenaran ilmiah itu sama. Generasi ini harus bisa membuktikannya, tidakkah Anda tertantang!

Dikutip dari:

1Seri Mengenal dan Memahami Newton dan Fisika Klasik (William Rankin)

2Lima Masalah Terbesar Sains yang Belum Terpecahkan (Arthur W. Wiggins dan

Charles M. Wynn)

3Stephen Hawking: Pencarian Teori Segala Hal (Kitty Ferguson)

4Riwayat Sang Kala (Stephen William Hawking)

5Seri Mengenal dan Memahami Einstein (Joseph Schwartz dan Michael McGuenness)

6Stephen Hawking dan Lubang Hitam (Black Holes) (Paul Strathern)

7Hukum Efisiensi

8Membumikan Alquran (Dr. Quraisy Shihab)


"semoga artikel yg telah dibagikan ini menjadi penyemangat dan penambah gairah hidup, dan juga keimanan serta rasa taqwa kita kepada tuhan yang maha esa lagi maha kuasa".

foto: homepages.udayton.edu

sumber tulisan: http://netsains.com/2008/11/mensinergikan-metode-teks-dan-eksperimen

Nuklir - Energi ramah lingkungan dan aman


sumber: http://microsite.detik.com/display/ristek

Energi Nuklir, Pengertian dan Pemanfaatannya

nuclear-energy-gmrMasalah energi merupakan salah satu isu penting yang sedang hangat dibicarakan. Semakin berkurangnya sumber energi, penemuan sumber energi baru, pengembangan energi-energi alternatif, dan dampak penggunaan energi minyak bumi terhadap lingkungan hidup menjadi tema-tema yang menarik dan banyak didiskusikan. Pemanasan global yang diyakini sedang terjadi dan akan memasuki tahap yang mengkhawatirkan disebut-sebut juga merupakan dampak penggunaan energi minyak bumi yang merupakan sumber energi utama saat ini.

Dampak lingkungan dan semakin berkurangnya sumber energi minyak bumi memaksa kita untuk mencari dan mengembangkan sumber energi baru. Salah satu alternatif sumber energi baru yang potensial datang dari energi nuklir. Meski dampak dan bahaya yang ditimbulkan amat besar, tidak dapat dipungkiri bahwa energi nuklir adalah salah satu alternatif sumber energi yang layak diperhitungkan.

Isu energi nuklir yang berkembang saat ini memang berkisar tentang penggunaan energi nuklir dalam bentuk bom nuklir dan bayangan buruk tentang musibah hancurnya reaktor nuklir di Chernobyl. Isu-isu ini telah membentuk bayangan buruk dan menakutkan tentang nuklir dan pengembangannya. Padahal, pemanfaatan yang bijaksana, bertanggung jawab, dan terkendali atas energi nuklir dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan solusi atas masalah kelangkaan energi.

Fisi Nuklir

Secara umum, energi nuklir dapat dihasilkan melalui dua macam mekanisme, yaitu pembelahan inti atau reaksi fisi dan penggabungan beberapa inti melalui reaksi fusi. Di sini akan dibahas salah satu mekanisme produksi energi nuklir, yaitu reaksi fisi nuklir.

Sebuah inti berat yang ditumbuk oleh partikel (misalnya neutron) dapat membelah menjadi dua inti yang lebih ringan dan beberapa partikel lain. Mekanisme semacam ini disebut pembelahan inti atau fisi nuklir. Contoh reaksi fisi adalah uranium yang ditumbuk (atau menyerap) neutron lambat.

fisi01

Reaksi fisi uranium seperti di atas menghasilkan neutron selain dua buah inti atom yang lebih ringan. Neutron ini dapat menumbuk (diserap) kembali oleh inti uranium untuk membentuk reaksi fisi berikutnya. Mekanisme ini terus terjadi dalam waktu yang sangat cepat membentuk reaksi berantai tak terkendali. Akibatnya, terjadi pelepasan energi yang besar dalam waktu singkat. Mekanisme ini yang terjadi di dalam bom nuklir yang menghasilkan ledakan yang dahsyat. Jadi, reaksi fisi dapat membentuk reaksi berantai tak terkendali yang memiliki potensi daya ledak yang dahsyat dan dapat dibuat dalam bentuk bom nuklir.

reaksi fisi berantai (sumber: www.scienceclarified.com)
reaksi fisi berantai (sumber: www.scienceclarified.com)

Dibandingkan dibentuk dalam bentuk bom nuklir, pelepasan energi yang dihasilkan melalui reaksi fisi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih berguna. Untuk itu, reaksi berantai yang terjadi dalam reaksi fisi harus dibuat lebih terkendali. Usaha ini bisa dilakukan di dalam sebuah reaktor nuklir. Reaksi berantai terkendali dapat diusahakan berlangsung di dalam reaktor yang terjamin keamanannya dan energi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang lebih berguna, misalnya untuk penelitian dan untuk membangkitkan listrik.

reaksi fisi berantai terkendali (sumber: www.atomicarchive.com)

reaksi fisi berantai terkendali (sumber: www.atomicarchive.com)

Di dalam reaksi fisi yang terkendali, jumlah neutron dibatasi sehingga hanya satu neutron saja yang akan diserap untuk pembelahan inti berikutnya. Dengan mekanisme ini, diperoleh reaksi berantai terkendali yang energi yang dihasilkannya dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna.

Reaktor Nuklir

Energi yang dihasilkan dalam reaksi fisi nuklir dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna. Untuk itu, reaksi fisi harus berlangsung secara terkendali di dalam sebuah reaktor nuklir. Sebuah reaktor nuklir paling tidak memiliki empat komponen dasar, yaitu elemen bahan bakar, moderator neutron, batang kendali, dan perisai beton.

skema reaktor nuklir (sumber: http://personales.alc.upv.es

skema reaktor nuklir (sumber:http://personales.alc.upv.es)

Elemen bahan bakar menyediakan sumber inti atom yang akan mengalami fusi nuklir. Bahan yang biasa digunakan sebagai bahan bakar adalah uranium U. elemen bahan bakar dapat berbentuk batang yang ditempatkan di dalam teras reaktor.

Neutron-neutron yang dihasilkan dalam fisi uranium berada dalam kelajuan yang cukup tinggi. Adapun, neutron yang memungkinkan terjadinya fisi nuklir adalah neutron lambat sehingga diperlukan material yang dapat memperlambat kelajuan neutron ini. Fungsi ini dijalankan oleh moderator neutron yang umumnya berupa air. Jadi, di dalam teras reaktor terdapat air sebagai moderator yang berfungsi memperlambat kelajuan neutron karena neutron akan kehilangan sebagian energinya saat bertumbukan dengan molekul-molekul air.

Fungsi pengendalian jumlah neutron yang dapat menghasilkan fisi nuklir dalam reaksi berantai dilakukan oleh batang-batang kendali. Agar reaksi berantai yang terjadi terkendali dimana hanya satu neutron saja yang diserap untuk memicu fisi nuklir berikutnya, digunakan bahan yang dapat menyerap neutron-neutron di dalam teras reaktor. Bahan seperti boron atau kadmium sering digunakan sebagai batang kendali karena efektif dalam menyerap neutron.

Batang kendali didesain sedemikian rupa agar secara otomatis dapat keluar-masuk teras reaktor. Jika jumlah neutron di dalam teras reaktor melebihi jumlah yang diizinkan (kondisi kritis), maka batang kendali dimasukkan ke dalam teras reaktor untuk menyerap sebagian neutron agar tercapai kondisi kritis. Batang kendali akan dikeluarkan dari teras reaktor jika jumlah neutron di bawah kondisi kritis (kekurangan neutron), untuk mengembalikan kondisi ke kondisi kritis yang diizinkan.

Radiasi yang dihasilkan dalam proses pembelahan inti atom atau fisi nuklir dapat membahayakan lingkungan di sekitar reaktor. Diperlukan sebuah pelindung di sekeliling reaktor nuklir agar radiasi dari zat radioaktif di dalam reaktor tidak menyebar ke lingkungan di sekitar reaktor. Fungsi ini dilakukan oleh perisai beton yang dibuat mengelilingi teras reaktor. Beton diketahui sangat efektif menyerap sinar hasil radiasi zat radioaktif sehingga digunakan sebagai bahan perisai.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Energi yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir terkendali di dalam reaktor nuklir dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik. Instalasi pembangkitan energi listrik semacam ini dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

reactor-engr-wisc-edu1

skema pembangkit listrik tenaga nuklir

(sumber: http://reactor.engr.wisc.edu)

Salah satu bentuk reaktor nuklir adalah reaktor air bertekanan (pressurized water reactor/PWR) yang skemanya ditunjukkan dalam gambar. Energi yang dihasilkan di dalam reaktor nuklir berupa kalor atau panas yang dihasilkan oleh batang-batang bahan bakar. Kalor atau panas dialirkan keluar dari teras reaktor bersama air menuju alat penukar panas (heat exchanger). Di sini uap panas dipisahkan dari air dan dialirkan menuju turbin untuk menggerakkan turbin menghasilkan listrik, sedangkan air didinginkan dan dipompa kembali menuju reaktor. Uap air dingin yang mengalir keluar setelah melewati turbin dipompa kembali ke dalam reaktor.

Untuk menjaga agar air di dalam reaktor (yang berada pada suhu 300oC) tidak mendidih (air mendidih pada suhu 100oC dan tekanan 1 atm), air dijaga dalam tekanan tinggi sebesar 160 atm. Tidak heran jika reaktor ini dinamakan reaktor air bertekanan.


foto:dancewithshadows.com

sumber: http://netsains.com/2009/04/energi-nuklir-pengertian-dan-pemanfaatannya

Selasa, 01 November 2011

Kumpulan Bahasa Nyeleneh


Apa itu Bahasa Kocak?? Bagi masyarakat Surabaya di era 80 sampe 90-an bahkan taon 200-an yang terbiasa mendengar Radio Suzanna kira-kira jam 16.00 Wib di acara Kerajaan Anta Beranta dengan Kaisar Victorio (ssst sekarang sudah menjadi anggota dewan DPR pusat lho) pasti nggak akan lupa istilah bahasa kocak, yaitu : bahasa Jawa atau Indonesia yang konsonan atau vokal-nya mirip dengan bahasa Asing, Oke gak banyak omong saya tuliskan beberapa yang saya ingat, kalo ada yang mau nambahin silahkan saja, kalo orang jawa Insya Alloh bakal tersenyum, hehehe.

BAHASA ARAB
------------
Dikejar Anjing = TA' SAWAAAT
Keluarga Besar = AL MANAA' AN
Ibumu Minggat = MA'MU KABUUR
Kangen = LAMMA TA' JUMFA MINTA' SUUN
Minuman = FANTA WA QOQA QOLA

BAHASA KOREA
--------------
Mobil Mogok = DO RONG DONG
Kangen = SUN DONG YANG
Buah = DON DONG
BEL = DING DONG
Pengemis = NYA DONG
Membawa = MON DONG
Hantu = GERAN DONG
Perampok = NO DONG
Pusar = BO DONG
Kereta kuda = AN DONG
Makanan kecil = BRON DONG

BAHASA MANDARIN
-------------------
Jagoan = SHI PI TYUNG
Mencuri = MA LING
Jagoan mencuri terus jatuh terjengkang = SHI Pi TYUNG MA LING SENG TIBOW GU LUNG KU MING
Bikin Ribut = NABOW SENG
Orang = WONG
Orang Sakti = WONG FEI HUNG
Orang nakal = WONG MOW KONG
Orang hebat = WONG KWAT
Orang semaput = WONG PING SAN
Potongan = CUI LAN
Kera Sakti = SUN GO KONG
Makanan Enak = SYI O MAY BA POW

BAHASA JERMAN
----------------
Tuan laki-laki = HER MAN
Anjing Jantan = HER DER
Tidur = MLUNG KER
Habir Mandi Tidur Pulas = WIS SEGER MLUNGKER NGILER
Takut = GEME TER
Menjijikkan = KLELHER KLELHER
Punggung = GE GER

BAHASA INDIA
--------------
Bumbu Dapur = AREE TUM-BAR MIRI JAHEE
Hidungnya Tersumbat = AREE UPILEE SA JAHEE
Barang pecah belah = Pyaar Pyaar he

BAHASA BELANDA
-----------------
Gatal-gatal = GOO DIKEN
Sandal = KLOM VEN
Tersedak = KLE-LE KEN
Cinta = DE MEN

BAHASA JEPANG
---------------
Perempuan Beranak Banyak = OSHIN TA KABE
Obral = NIKI MURA
Kakek Juru Foto = AKI MOTO
Bokek = SAKURATA
Gajah Naik Becak = KUKIRA TAKADA
Makanan Enak = SOTO KAROMI

BAHASA SPANYOL/PORTUGIS
----------------------------
Pembantu = JONGOS
Gundul = PLONTHOS
Pukul = JOTOS
Tersenyum Terus = PRONGOS
Tidak Hadir = BOLOS
Jadi = DADOS
Keras = ATOS
Berkeringat = DROMOS


BAHASA RUSIA
--------------
Kendaraan = CHEVROLET
Minggir = MEVET
Kecelakaan = SREMVET CHEVROLET
Lengket = KELET
Berdampingan = DEMVET

BAHASA INGGRIS
----------------
Pohon Pisang = THE BOG
Memegang = THE MEK / THE MOK
Melihat = THE LOK
Tidur = THE KOK
Kotor Sekali = THE KILL
Buah Kelapa = THE GUN
Hujan Lebat = THE RES
Tidak Jauh = THE CUT
Setan/Hantu = THE MEET
Orang Ambon Berjalan pelan = MELKY GO SLOW
Gadis Ambon Melihat Bulan = GRACE SEE MON
Ayahku Hilang dalam Perang = DADDY MISS WAR
Ayahku seorang paranormal = DADDY DHUKUN

Demikan aja, kalo ada ejaan atau kata yang salah mohon dimaafin kalo ada yang mau nambahin yaa...silahkan wong gak bayar, hehehe.

sumber:
*http://caxbari.multiply.com/journal/item/9/KAMUS_BAHASA_KOCAK
*http://humor.plazino.com/bebas/bahasa-inggris-lucu.html
*http://emildaf.wordpress.com/2009/06/08/humor-bhasa-kocak
*http://forums.klikajadeh.net/showthread.php/14407-KAMUS-dan-translite-BAHASA-KOCAK

Minggu, 23 Oktober 2011

Misteri piramida-piramida Cina

Selama puluhan tahun, ada sebuah legenda, atau boleh dibilang rumor, yang beredar di dunia barat kalau di sebuah lokasi terpencil di Cina, ada banyak piramida misterius yang bahkan lebih besar dibanding piramida Mesir.


Selama puluhan tahun, pemerintah Cina dan para arkeolognya telah menyangkal keberadaan piramida-piramida ini, dan penyangkalan ini malah membuat dunia barat semakin tertarik untuk menyelidikinya.

Apakah benar ada piramida di Cina?

Apa yang sesungguhnya tersimpan di dalam piramida-piramida ini?

Mengapa pemerintah Cina menyangkal keberadaannya?

Namun, pada masa space imaging dan google earth, sekarang kita bisa tahu kalau piramida-piramida Cina benar-benar ada, bahkan berjumlah hingga 100 buah. Piramida-piramida ini terletak di propinsi Xaanshi di dekat kota kuno Xian.

The Great White Pyramid
Pada tahun 1983, Bruce Cathie, seorang penulis selandia baru mengaku kalau pemerintah Cina telah mengungkapkan kepadanya kalau piramida-piramida itu benar-benar ada. Namun tidak ada yang misterius, piramida-piramida itu hanyalah kuburan para kaisar.

Dalam bukunya yang berjudul The Bridge to Infinity (1983), Cathie menceritakan asal mula piramida Cina ini mulai dikenal di dunia barat. Semuanya bermula dari pengalaman seorang pilot angkatan udara Amerika bernama James Gaussman.

Saat itu, tahun 1945, Gaussman sedang terbang di antara India dan Cina dalam misi rutinnya. Ketika mesin pesawatnya mengalami masalah, ia harus menurunkan ketinggian. Pada saat itulah ia melihat piramida raksasa Cina yang misterius.

Dalam laporannya, ia mengatakan:
"Aku menerbangkan pesawat mengitari sebuah gunung dan kemudian kami masuk ke lembah. Tepat dibawah kami, terlihat sebuah piramida putih raksasa yang seakan-akan muncul dari negeri dongeng. Piramida itu putih gemerlapan. Mungkin terbuat dari logam atau bebatuan jenis tertentu. Seluruh sisinya berwarna putih. Namun yang paling menarik adalah batu di puncak piramida tersebut - sebuah material berharga seperti mutiara. Aku benar-benar takjub dengan kedashyatan bangunan itu."
Saat itu, boleh dibilang kalau piramida hanya identik dengan Mesir. Jadi, seharusnya laporan Gausmann bisa menarik perhatian lebih banyak peneliti di barat. Namun, Laporan Gaussman hanya berakhir di dalam arsip militer Amerika.

Dua tahun setelah laporan Gausmann, piramida Cina kembali muncul ke permukaan. Kolonel Maurice Sheahan, direktur Trans World Airline mengaku kalau ia juga melihat piramida raksasa Cina itu. Kesaksian Sheahan dimuat di harian New York Times pada 28 Maret 1947 dengan judul artikel "Penerbang Amerika melihat piramida raksasa Cina di pegunungan terpencil di barat daya Xian".

Dalam artikel tersebut, Sheahan mengatakan kalau piramida ini memiliki tinggi 300 meter dengan lebar 450 meter. Jika perkiraan ini akurat, maka piramida ini mengalahkan ukuran piramida Mesir yang hanya memiliki tinggi 135 meter.

Sheahan juga mengatakan kalau piramida ini terletak di lembah di kaki gunung Qin Ling sekitar 40 mil barat daya Xian. Di dekat piramida raksasa tersebut, ia melaporkan adanya ratusan gundukan kecil yang juga mirip dengan piramida. Namun kesaksian Sheahan tidak menyebutkan adanya batu seperti mutiara di puncak piramida.

Dua hari setelah artikel itu dimuat di New York Times, Kisah ini dimuat kembali di New York Sunday News. Kali ini mereka menampilkan sebuah foto piramida yang belakangan diketahui sebagai foto yang diambil oleh Gaussman tahun 1945.

Sejak saat itu bangunan ini menjadi objek perdebatan dan spekulasi.

Siapa yang membangunnya?

Untuk apa bangunan itu dibuat?

Tidak ada yang benar-benar tahu pasti karena saat itu, Cina menutup diri dari dunia luar.

Terobosan pertama baru datang beberapa puluh tahun kemudian dari seorang penulis Jerman bernama Hartwig Hausdorf. Dalam bukunya yang terbit tahun 1994 berjudul Die Weisse Pyramide (The white pyramid), ia menampilkan banyak foto piramida-piramida Cina. Hausdorf mengaku kalau ia telah diijinkan oleh pemerintah Cina untuk mengunjungi beberapa lokasi yang dahulunya terlarang untuk mengambil foto-foto tersebut.


Sekarang, piramida-piramida Cina sudah bukan rahasia lagi. Kita bisa melihat piramida-piramida ini dari google earth dan bahkan kita bisa mengunjungi langsung lokasi tersebut.

Berbeda dengan piramida Mesir yang terbuat dari batu-batu besar, piramida Cina boleh dibilang terbuat dari gundukan tanah yang dipadatkan yang dibuat sebagai kuburan para kaisar. Dua diantara piramida yang terbesar dan paling terkenal adalah Qin Shi Huang Mausoleum dan Maoling Mausoleum.

Qin Shi Huang Mausoleum
Mausoleum ini adalah piramida Cina yang terbesar. Tinggi awalnya adalah 76 meter, namun seiring dengan berjalannya waktu, piramida ini terkikis sehingga tinggal 47 meter. Dasarnya memiliki ukuran 357 meter X 354 meter.


Tempat ini adalah peristirahatan terakhir kaisar Qin Shi huang, raja pertama dinasti Qin yang membangun tembok cina dan menyatukan seluruh Cina pada tahun 221 SM.


Di dekat piramida ini juga, pada tahun 1974, tiga orang petani yang ingin membuat sumur tanpa sengaja menemukan parit-parit berisi patung-patung teracotta yang sekarang merupakan salah satu lokasi arkeologi paling termahsyur di dunia.


Menurut buku "Records of the Historian: Biography of Qin Shi Huang", sejarawan Sima Qian (145-90 SM) menyebutkan kalau mausoleum ini memiliki ruangan-ruangan yang berisi miniatur-miniatur istana dan paviliun dengan kolam air raksa yang mengalir di bawah langit-langit bertahtahkan permata yang membentuk gambar matahari, bulan dan bintang.

Dengan kata lain, isi mausoleum ini menunjukkan replika dari kerajaan sang kaisar lengkap dengan lima gunung suci di dalamnya.


Para peneliti Cina yang meneliti kandungan tanah di sekitar mausoleum memang menemukan adanya kandungan raksa yang cukup tinggi. Ini mengkonfirmasi kredibiltas tulisan Sima Qian. Menurut catatan Sima Qian, makam ini dibangun ketika Qin Shi Huang masih berusia 13 tahun. Pengerjaannya menggunakan hingga 700.000 pekerja dan diselesaikan dalam 20 tahun.

Para pekerja memindahkan tanah hingga sama tinggi dengan level air di dalam tanah, lalu lantainya dilapisi dengan perunggu cair yang kemudian ditimpa dengan batu sarkofagus. Ketika pengerjaannya selesai, seluruh pekerja yang mengetahui jalan masuk ke makam ini dibunuh untuk menjaga kerahasiaannya.

Hingga hari ini, piramida ini masih menyimpan rahasianya karena pemerintah Cina belum membongkarnya dengan alasan takut merusak beberapa bagian berharga dari kuburan itu.

Maoling Mausoleum
Mausoleum ini, yang kadang disebut piramida putih besar, memiliki ukuran dasar 222 meter X 217 meter. ini membuatnya menjadi piramida terbesar kedua di Cina.

Piramida ini adalah piramida yang fotonya terpampang di surat kabar New York Sunday news tahun 1947. Dengan kata lain, piramida inilah yang telah dilihat oleh Sheahan, dan mungkin juga oleh Gaussman. Namun, sepertinya Sheahan telah keliru memperkirakan tingginya karena piramida ini ternyata hanya memiliki tinggi sekitar 45 meter.


Mausoleum ini merupakan tempat peristirahatan terakhir Kaisar Wu yang bernama Liu Che (atau Wu Di) yang memerintah dari tahun 157-87 SM. Ini berarti piramida tersebut telah berusia 2.000 tahun lebih.

Sejarah mencatat kalau dibutuhkan waktu hingga 53 tahun untuk menyelesaikan bangunan ini dan di dalamnya tersimpan banyak objek berharga. Berbeda dengan mausoleum Qin Shi Huang, mausoleum ini telah diekskavasi dan sebagian artefak berharganya disimpan di museum dan dipamerkan.

Walaupun telah diketahui kalau piramida ini sama dengan piramida di foto yang muncul tahun 1947, banyak peneliti masih dibingungkan dengan satu misteri. Menurut Gaussman, ia mengaku melihat adanya material seperti mutiara di puncak piramida itu. Namun, kita dapat melihat kalau puncak piramida ini ternyata datar, seperti terpotong.

Apakah Gausmann berbohong?

Atau, apakah seseorang telah memindahkan puncak piramida tersebut?

Atau mungkin, di suatu tempat di Cina masih ada piramida putih raksasa setinggi 300 meter dengan puncak berkilau yang belum ditemukan?...



sumber:
*http://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_pyramids
*http://www.cultural-china.com/chinaWH/html/en/History223bye852.html
*http://www.unexplainedearth.com/xian.php
*http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/04/misteri-piramida-piramida-cina.html

Senin, 03 Oktober 2011

Membiasakan Prilaku Terpuji (Menghargai Karya Orang Lain)

Menghargai hasil karya orang lain merupakan salah satu upaya membina keserasian dan kerukunan hidup antar manusia agar terwujud kehidupan masyarakat yang saling menghormati dan menghargai sesuai dengan harkat dan derajat sesuai dengan harkat dan derajat seseorang sebagai manusia. Menumbuhkan sikap menghargai hasil karya orang lain merupakan sikap yang terpuji karena hasil karya tersebut merupakan pencerminan pribadi penciptanya sebagai manusia yang ingin diharagai.

Hadits yang nabi Muhammad yang artinya :“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bekerjan dan menekuni kerjanya.” (HR Baihaqi)

Menghormati dan menghargai karya orang lain harus dilakukan tanpa memandang derajat, status, warna kulit, atau pekerjaan orang tersebut karena hasil karya merupakan pencerminan pribadi seseorang. Berkarya artinya melakukan atau mengerjakan sesuatau sampai menghasilkan sesuatu yang menimbulkan kegunaan atau manfaat dan berarti bagi semua orang. Karya tersebut dapat berupa benda, jasa atau hal yang lainnya

Islam sangat menganjurkan umatnya agar saling menghargai satu sama lain. Sikap menghargai terhadap orang lain tentu didasari oleh jiwa yang santun atau al hilmu yang dapat menumbuhkan sikap menghargai orang di luar dirinya. Kemampuan tersebut harus dilatih terlebih dahulu untuk mendidik jiwa manusia sehingga mampu bersikap penyantun. Seperti contoh, ketika bersama-sama menghadapi persoalan tertentu, seseorang harus berusaha saling memberi dan menerima saran, pendapat atau nasehat dari orang lain yang pada awalnya pasti akan terasa sulit. Sikap dan perilaku ini akan terwujud bila pribadi seseorang telah mapu menekan ego pribadinya melalui pembiasaan dan pengasahan rasa empati melaui pendidikan akhlak.

Kita tidak dapat mengingkari bahwa keberhasilan seseorang tidak dicapai dengan mudah dan santai tapi dengan perjuangan yang gigih, ulet, rajin dan tekun serta dengan resiko yang menyertainya. Oleh karena itu, kita patut memberikan penghargaan atas jerih payah tersebut. Isyarat mengenai keharusan seseorang bersungguh-sungguh dalam berkarya dijelaskan dalam Al Qur’an sebagai berikut.

Artinya : “…Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari satu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh kerjaan yang lain.” (QS Al Insyirah : 5-7) lihat al-Qur’an online di Goole,

Cara yang bisa diwujudkan untuk menghargai hasil karya orang lain adalah dengan tiak mencela hasil karya orang tersebut meskipun hasil karya itu menurut kita jelek. Memberikan penghargaan terhadap hasil karya orang lain sama dengan menghargai penciptanya sebagai manusia yang ingin dan harus dihargai. Bisa menghargai hasil karya orang lain merupakan sikap yang luhur dan mulia yang menggambarkan keadilan seseorang karena mampu menghargai hasil karya yang merupakan saksi hidup dan bagian dari diri orang lain tanpa melihat, kedudukan , derajat, martabat, status, warna kulit dan pekerjaan orang tersebut.

Perintah untuk berbuat baik kepada orang lain dapat diwujudkan dengan menghargai dan mensyukuri karyanya, baik dirasakan secara langsung atau tidak. Karena pada hakekatnya mensyukuri manusia dalam waktu yang sama adalah mensyukuri Allah Swt., sebab karya yang ada pada manusia adalah titipan Allah Swt. dengan kata lain, kebaikan yang ada pada manusia bersumber dari kebaikan Ilahi, berarti bila kita tidak bersyukur kepada manusia, sama artinya tidak bersyukur kepada Allah Swt. Rasul Saw. bersabda: “Man lam yasykurinnas lam yasy kurillah” (Siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia berarti tidak berterima kasih kepada Allah). Dan itu sedikit orang yang melakukan. Maha Benar Allah Swt. yang telah berfirman sedikit sekali hambaku yang bersyukur”. (QS. 34 : 13).

Hal demikian bisa terjadi karena beberapa faktor:
Pertama : Memandang bahwa kebaikan itu bersumber dari pelaku itu sendiri, sehingga dapat menimbulkan iri hati, dengki dan ingin menggusur nikmat yang ada pada orang lain atau paling tidak nikmat itu pindah kepadanya. Dan ini adalah tingkatan dengki yang terkecil, sedangkan tingkatan dengki yang paling besar adalah hilangnya jasa, kebaikan yang ada pada orang lain walaupun sama-sama tidak mendapat.
Kedua : Selalu melihat ke atas. Dalam urusan duniawi kita tidak dianjurkan untuk selalu melihat ke atas, tapi sebaliknya kita dianjurkan melihat ke belakang dan melihat ke bawah. Dalam konteks pemekaran Kabupaten Batu Bara para pemekar telah banyak berjasa dalam membantu masyarakat untuk keluar dari berbagai problematika kehidupan yang dihadapinya, khususnya masalah perekonomian rakyat. Sehingga berbondong-bondong para pengusaha memberikan bantuan dengan tujuan agar mereka dikenal rakyat, pada akhirnya rakyat akan memilih mereka.

Walaupun tanpa disadari bahwa rakyat telah digiring untuk selalu melihat ke atas dalam hal keduniaan. Kondisi tersebut harus diwaspadai, sebab akan membuat rakyat sellau bangga dengan materi yang telah didapat dari orang tua, tanpa melihat seberapa besar kontribusi orang yang membantunya dalam peningkatan amal ibadah. Jika pertolongan dengan materi itu dibiarkan merajalela, maka akan memasyarakatlah opini “Balas Budi”. Bukan “Balas Ikhlas”. Balas budi adalah suatu kondisi di mana pemberian keinginan itu harus dibalas dengan keinginan orang yang memberi. Sifat ini telah dijelaskan oleh Allah Swt. dalam Al Qur’an surat al-Baqarah ayat 264 : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena ria kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadi dia bersih (tidak bertanah) mereka tidak menguasai sesuatu pun demi apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”

Semoga Bermanfaat.

Rabu, 07 September 2011

Berhati hatilah didalam Mencari Informasi Lowongan Pekerjaan Terutama iklan lowongan kerja yg Melalui Media Cetak dan Internet

Perjalanan mencari sesuap nasi bukanlah hal yang mudah.tapi bukan berarti kita menyerah.memang mencari pekerjaan tidaklah mudah tapi….itu bagi mereka yang meyakini kalimat “yang BODOH itu”, bagi mereka yang tahu caranya tak akan bilang pekerjaan itu sulit.

maka dari itu tulisan ini semoga menjadi cara dan sikap antisipasi agar kita mempunyai slogan pekerjaan itu mudah dan sebagian besar alasan mereka mengatakan pekerjaan itu sulit karena mereka pernah “tertipu” dan tulisan ini adalah sebagian kecil dari antisipasi dari aksi penipuan.

ketika orang awam yang belum tahu akan pekerjaan baru, bisa ajah dia terjerumus pada “penipuan”,

modus penipuan yang mengatas-namakan perusahaan besar dan berkembang pesat adalah legimitasi mereka agar mendapat kesan yang baik dan menarik.

di perusahaan yang seperti itu alias penipu bagi para pekerja awam atau pemula maka kenalilah dulu kriterianya :

Antara lain perusahaan yang “penipu” :
1. mengatas-namakan perusahaan yang asing dan bertaraf internasional atau nasional
2.mengumbar janji seperti dalam kolom lowongan kerja yang mereka buat seperti “interview langsung kerja”.”proses cepat”,”incom 1′5-2′5jt” dll.
3.tidak ada psikotes tertulis maupun wawancara yang mendetail melainkan merka menggantinya dengan kewajiban formalitas atau kewajiban membayar/membeli/memasarkan prodak perusahaan.
4.penjaminan langsung kerja bahkan dijadikan karyawan tetap setelah prodak itu terjual.
5.tidak logis.jika memang perusahaan membutuhkan karyawan adm/hrd.ACC,MU,SPV,maka bukan jalan seperti itu yang ditempuh oleh perusahaan yang besar terkesan tidak profesional.
6.biasanya bertuliskan “global”,”group besar”,”INTERNASIONAL”dalam plang perusahaannya.
7.disuruh mengirim data via sms.
8.hati hati dengan keformalitasan yang meyakinkan
9.coba perbandingkan anatara mereka dalam meyakinkan klien dengan ke-komersialan mereka
10.alasan nomor.3 karena mengejar job,mendesaksedang membuka cabang diberbagai kotadan kabupaten se-indonesia raya.

nah seperti itulah sekiranya perusahaan yang bermodus penipuan mungkn ada yang lebik banyak lagi hal2 yang lebih meyakinnkan para calaon kerja dan penulis meminta kepada para pembaca untuk menambahkan apa saja yang termasuk kriteria perusahaan yang bermodus penipuan,boleh diisi di koment.

dan apabila sekiranya sudah banyak informasi tentang kriterianya penulis akan meralatnya akan dipubliskan sesuai yang berkoment.

Sebaiknya para calon kerja yang mencari lowongan seperti ADM,SPV,HRD,ACC,MTC,BU dan lain lain, sebaiknya :
1.cari informasi kepada oarang ataou lebih efektif dan valid cari perusaahaan tersebut di situsnya
2.jangan sesekali memberikan uang atau DP,biaya pendaftaran.

mungkin sekilas info ini tidak penting tapi alangkah baiknya tulisan ini dibaca bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan agar tidak terjerumus


saya memposting tulisan ini sama sekali tidak ada maksud untuk menjelek-jelekkan suatu instansi atau lembaga tertentu, atau untuk mengendorkan semangat rekan dan rekanita yg mungkin saja pada saat ini sedang bersemangat didalam mencari lowongan pekerjaan......saya memposting tulisan ini hanyalah sebagai media untuk memperingatkan kepada sesama agar tidak terlalu gegabah didalam mencari pekerjaan dan tidak begitu saja menerima tawaran pekerjaan yg belum jelas asal usulnya. bukankah pepatah lama mengatakan "Lebih baik mencegah daripada Mengobati"..????

mohon maaf apabila isi dalam tulisan ini ada yg kurang berkenan dihati rekan dan rekanita sekalian. Semoga postingan ini bisa membawa manfaat bagi kita semua. amien.








Selasa, 23 Agustus 2011

Harmoni Dan Musik

Musik bagi kebanyakan manusia diperadaban moderen ini tidak ubahnya seperti makan, minum dan bernafas. Bunyi-bunyi yang mengalir hadir di telinga kita, sudah dapat dipastikan memberikan reaksi positif atau negative. Yang positif dinamakan musik.

Mengapa Musik memberikan respon positif ?

Karena musik memiliki harmoni yang selaras dengan perasaan – perasaan manusia saat itu. Melodi musik melantunkan gerak-gerak nada yang indah. Naik dan turunnya begitu teratur. Kadang melodi meninggi, dan perasaan seseorang terbawa terbang ke atas. Dan kadang melodi jatuh ke bawah, merebahkan semua perasaan. Di penghujung lagu, memberi kesan yang melegakan. Kesimpulannya, bahwa musik memang berada satu harmoni dengan perjalanan emosi manusia. Jadi apa Anda ketika bernyanyi atau bermain musik adalah menyanyikan kehidupan.
Perlu kita sadari semua pergerakan alam sekitar kita berubah waktu ke waktu. Begitu pula musik, berubah karena alam yang turut membentuk dari pola-pola musik yang berkembang. Mengambil ungkpan filosof kuno, ”Musik merupakan bentuk-bentuk peniruan dari alam” (Aristoles). Memang pada kenyataannya musik selalu berkembang disana.

Musik Barat vs Timur.

Musik Barat akan berbeda dengan musik Timur. Latar belakang budaya sangat bertolak belakang. Di Barat, hampir semua kehidupan dilandasi ilmiah. Secara struktural, musik Barat lebih memiliki fondasi yang lebih mapan. Idiom-idiom musik tampak sudah terpola dengan rapi. Ini berkembang sejak jaman Yunani kuno sampai jaman Klasik, dan berkembang ke masa moderen.
Sebaliknya, kehidupan masyarakat Timur lebih percaya kepada kekuatan emosi dan mistis. Keilmiahan datang belakangan. Ini bisa ditunjukkan ketika kita melihat bagaimana musik-musik tradisi tumbuh dan berkembang. Ketika hadir segala piranti moderen, tetap saja perilaku para penggarap musik masih mengutamakan emosional.

Sedikit ingin berbagi cerita , saya memiliki murid yang superluar biasa tajam dalam memainkan musik. Murid tersebut memiliki spesialisasi instrumen piano. Jari jemari di atas tuts piano memang sangat luar biasa. Sentuhan ekspresinya juga boleh dikata matang. Karya Mozart, Chopin, Debussy yang mempunyai tingkat kerumitan tinggi dilalapnya habis. Pantas saja kalau ia berhasil meraih juara di Kompetisi Piano Nasional (2009) untuk tingkat remaja. Orang pasti berpikir, ia pasti berlatih dan memainkannya mengunakan repertoar (partitur) . Ternyata tidak... ia hanya menangkap musik piano itu dengan merekam dalam pikirannya. Lalu dicerna dan diterjemahkan melalui sepuluh jarinya. Sempurna..!!
Mungkin di Indonesia ini banyak orang atau musisi yang menggunakan cara memainkan musik seperti itu.

Ada seorang ibu yang bertanya pada saya, anak saya sudah saya les kan piano sejak TK. Tapi hingga sekarang koq rasanya tidak pernah ada kemajuan? Rasanya masih seperti itu-itu juga. Saya katakan, ’bu.. main musik itu tidak cukup dengan terpenuhinya sarana. Tapi perasaan si anak harus bisa menyatu dengan musik. Selama ibu paksakan les piano klasik dengan mainstream nya, bisa saja anak ibu bosan. Dan persaannya sama sekali jauh dari musik itu. Dst...’
Mungkin melalui gambaran ini ada sedikit terbuka, inilah karakter Indonesia. Jangan pernah kita menimbang-nimbang mana musik yang lebih unggul. Masing-masing baik Barat atau Timur memang memiliki harmoni di tempatnya berkembang

Semoga Bermanfaat

Minggu, 26 Juni 2011

Tugas2 Band ManaGeMent

Apa itu Stage Manager ?
Kalau ngeliat orang yang selalu mondar-mandir di panggung, ngebawa HT dan mukanya keliatan serius, nah dia inilah sang Stage Manager. Dialah yang bertanggung jawab sama semua aspek produksi acara dan bertugas di panggung pas festival musiknya berlangsung.

Keberadaan stage manager dalam sebuah pertunjukan musik ternyata bisa dibilang merupakan salah satu inti utama, kesemuanya ini sebenarnya bertugas untuk mengorganisasikan produksi sebuah festival dan menjamin semua berjalan sesuai rencana.

Merencanakan ?
Salah satu tugas Stage Manager adalah untuk merencanakan, mengawasi pembangunan dan juga eksekusi akhir dari pembangunan stage/panggung. Kalau ga ada stage manager panggungnya ga bakal berdiri tegak.

Pengoperasian Peralatan ?
Stage Manager ternyata juga harus tahu banyak soal pengoperasian stage sound, lighting, dan sistem rigging (kalau pakai). Selain itu juga butuh tahu pengetahuan soal teknis dan juga praktek stage managemen yang aman.

Jadwal ?

Ini yang paling ‘ribet’ dalam kerjaan seorang stage manager,apalagi kalau bukan ngatur jadwal. Mulai dari jadwal latihan sound check, ngurusin soundcheck sampai ngurus jadwal manggung yang biasanya bisa jadi sangat memusingkan.

Mengatur ?
Stage Manager ternyata juga kudu jago mengatur. Salah satunya adalah ngatur jalannya pertunjukan dalam festival musik. Mulai dari lighting dan sound cues yang sesuai dengan permintaan dan lagu tiap artis sampai apa efek special yang diperlukan, kesemuanya harus diatur dengan rapih oleh Stage Manager.

Artist Relations

Apa itu Artist Relation?
Tugas utamanya apalagi kalau bukan berhubungan sama artis/musisi yang pendukung. Tugasnya mungkin sekilas kelihatan gampang banget, tapi ternyata nggak segampang kedengerannya. Soalnya yang namanya berhubungan dengan artis dan jadwal mereka pastilah ada ribet-ribetnya. Buat seorang artist relation, punya pribadi yang bagus bisa nambah poin plus.

Keahlian Komunikasi ?

Yang dibutuhkan untuk sukses disini adalah keahlian komunikasi yang prima. Bukan punya kemampuan menguasai 5 bahasa sekaligus, tapi lebih ke cara komunikasi antar pribadi. Harus bisa tu yang namanya memulai percakapan duluan, ramah, kalau bisa sih juga harus jago negosiasi dan bisa ngebangun suasan yang enak sama para artis.

Koordinasi ?
Ini lumayan penting buat kerjaan Artist Relation, kalau bisa dibilang kerjaan sebagian besar emang melakukan koordinasi dan terus berhubungan dengan managemen artis untuk ngatur jadwal mereka selama event. Jadwal disini maksudnya mulai dari jadwal kedatangan, akomodasi sampai jadwal manggung mereka. Disini kadang kesabaran hati seseorang kadang benar-benar teruji, karena pasti ada aja yang salah.

Yang Nggak Boleh Lupa ?
Jadwal! Jadwal! Jadwal! Ini musti jadi pegangan untuk para artist relation, apalagi kalau lagi sibuk ngurusin siapa yang bakal manggung kapan, ngurusin siapa nginep di kamar nomer brapa dan siapa yang harus check sound atau ngajar di music clinic. Kalau udah gini harus bisa kerja dibawah tekanan besar dan tetap tenang kalau kebetulan ada masalah.

Assistant Promotor

Apa itu Assistant Promotor?
Kerjaan Promotor biasanya terfokus di aspek-aspek dalam bisnis seni, dalam hal ini tentunya seni dalam bentuk musik : Disini fungsi Assistant Promotor adalah membantu promotor dalam segala aspek pekerjaan seperti dalam bidang marketing dan melakukan kegiatan korespondensi, tawar-menawar honor, penandatanganan kontrak, menjalin kerja sama dengan sponsor, dan sejumlah pekerjaan lainnya yang sudah harus dimulai beberapa bulan sebelum acara sebenarnya berlangsung.

Negosiasi ?
Well secara nggak langsung Assisten promotor membantu promotor juga dalam proses negosiasi yang didalamnya menyangkut kontrak kerja dan bisnis. Apalagi kalau yang udah berhubungan dengan Venue. Nemuin venue yang tepat untuk menggelar festival/konser bisa dibilang gampang-gampang susah, apalagi kalau di daerah. Karena memang nggak banyak tempat di Indonesia yang cocok untuk pagelaran musik besar. Selain itu juga harus bisa mendapatkan peralatan dan perlengkapan pertunjukan yang sesuai dengan keinginan artis. Sering terjadi promotor harus menghubungi perusahaan penyedia (biasa disebut supplier) peralatan dan perlengkapan panggung di luar negeri.

Finansial?
Promotor meng-cover biaya pelaksanaan konser. Kadang kala promotor mendapatkan uang untuk mengadakan festival dengan mencari pihak lain untuk bagi hasil (share the profit). Tapi sering juga pihak promotor ini berdiri sendiri dan mengambil keuntungan dari tiket dan sebagainya.

Manajemen ?
Promotor memanajemen detail dari tour dan performance kelangsungan acara yang dipegangnya

Pengalaman ?
Vital untuk seorang assistant promotor punya basic yang kuat dalam masalah sales. Pengalaman sales apapun bisa berguna, terutama soal masalah pitching proyek. Pengalaman yang berkaitan sama industri musik juga penting, terutama dalam hal promosi. Assistant Promotor yang oke harus punya kemampuan komunikasi verbal yang bagus, persuasif dan socially outgoing

Semoga Bermanfaat :)